Jumat, 25 Desember 2015

Saleresipun Kula Mboten

saleresipun kula mboten kersa terjebak
apalagi kelebet lingkaran tresna
namung sakala menatap rupi sampeyan
ningali datheng mripat sampeyan sakedhap

Kamis, 17 Desember 2015

Hujan dan Hujan Lagi

Hujan dan Hujan Lagi,  Membasahi rerumputan,
Mengusir Semua Debu,  Yang Mengotori Bumi
Tangis dan Tangis Lagi,  Membasahi Relung hati
Mengusir semua duka,  yang menyelimuti kalbu

Selasa, 08 Desember 2015

Mendung Ing Ngayogyakarta

Kita sudah mendayung seharian
Namun lautan yang memisahkan kita begitu luas
Lantas bila sang surya terbenam ke peraduannya
Apakah kita dapat melihat walau saling berpapasan?

Rabu, 25 November 2015

Ibu, Sisi Yang Berbeda

Dia terjebak bagai dalam penjara, terkurung pikirannya sendiri
Bagai wanita yang dilupakan, bagai seorang Ibu yang ditinggalkan
Ada saat-saat dia sangat sadar, bagai kala ingatannya masih utuh

Selasa, 24 November 2015

oh,..Sang Padmasari

Kau mampu menghitam putihkan dunia
Bahkan para Dewa mencemburui kuasamu.
Dan para wanita,
memuja penuh kekaguman padamu

Jumat, 13 November 2015

Am I Wrong, If Too Love You

old photos, memories of the past
that will never pass by one day at a time when I was young in Yogya
am I wrong, if too love you, am I wrong, if still reminiscing you
now when I'm to your city
just the hall and street, which I can trace

Senin, 09 November 2015

Selalu Ada Harapan

Selalu ada saat dalam kehidupan kita,
ketika sepertinya tidak ada yang benar
dan segala sesuatu serba salah,
dan kita berpikir telah kehilangan harapan.

Rabu, 04 November 2015

Jangan Pernah Berhenti

Jangan Pernah Berhenti, Mencintai Semua Ciptaan Allah.
Tetaplah Tersenyum Dan Berharap Untuk Setiap Hal Yang Baru.
Bangunlah Jembatan Yang Akan Membawa Ke Hari Esok
Yang Lebih Baik. Maka Badai Akan Berlalu, Hari Yang Cerah Kan Datang

Disana Ada Jembatan

Direruntuhan
Jembatan Sungai
Pangi, Lahat,
Sumatera Selatan
1979
Apakah menari dalam lingkaran atau hanya duduk di bangku taman,
Dunia ini penuh keajaiban dan ekspresi keceriaan
Bagi mereka yang jenuh, merasa sedih dalam ratap keluhan,
Dunia ini penuh kegelapan tiada harapan yang tersisa.
Perbedaan tumbuhkan rasa benci, menyerang kejang,
Memperdalam jurang disikapi dengan permusuhan

Kita adalah siapa kita, yang bisa cerdik bagaikan rubah
Mengapa membenam diri dalam kotak kecil yang suram